"Lo ngomong apa sih, Lev! Niko itu tanda kutip dan gue nggak mungkin suka sama dia!" tegas Rosalin dengan kesal. "Iya, lo nggak suka sama dia, tapi dia yang suka sama lo, Lin!" balas Levin seraya memegangi dua belah bahu gadis itu. Rosalin menepis kedua tangan Levin dari bahunya dan menatapnya tajam. "Itu nggak mungkin!" sentak Rosalin. "Lo nggak percaya, hmm? Ayo ikut gue!" Levin meraih tangan Rosain dan menariknya menuju villa tempatnya tinggal bersama Bella. Sementara itu kini Bella sudah masuk ke villa tempat Nikolas dan Rosalin tinggal, wanita itu menatap pintu kamar Nikolas yang masih tertutup, di mana Nikolas masih mematut diri di depan cermin, menyemprotkan parfume ke seluruh tubuhnya. Nikolas mencoba menghirup aroma tubuhnya sendiri. "Haah, sudah wangi kan sekarang. Semoga Li

