Rosalin menepuk bahu Nikolas dengan kesal. "Serius lo kaga bawa dompet?" tanya Rosalin dengan nada lirih. Nikolas mengangguk. "Iya, Lin. Saya serius, saya lupa bawa dompet," bisik Nikolas. Seketika Nikolas jadi tidak nafsu makan dan mendorong mangkuknya menjauh. "Nih, minum dulu." Rosalin menyodorkan botol air mineral pada pria itu. "Terus gimana dong bayarnya kita?" tanya Rosalin. "Hmm, saya pulang dulu saja ambil dompet, kamu tunggu di sini," usul Nikolas. "Hmm, ya udah deh iya, gue tunggu di sini. Eh, tapi bentar." Rosalin menahan Nikolas sebelum pria itu berdiri. "Mang!" seru Rosalin pada si Penjual. Si Mamang bangkit dari duduk dan datang menghampiri. "Iya, Neng," sahut si Mamang. "Hmm, gini kita kan berdua lupa bawa dompet, jadi suami saya ini mau pulang dulu untuk ambil dompet

