Epilog

894 Kata

Elang sudah boleh pulang. Karena rumah kami belum rampung dan Mama terlalu khawatir kami tinggal di apartement, akhirnya aku dan Elang menginap di rumah Mama Hanna. Diva antusias menyambutku pulang. Dia pasti kesepian beberapa hari ditinggal olehku, karena aku harus menginap di rumah sakit. Desti menyambutku di rumah. Tanpa kata - kata, ia langsung memelukku sambil terisak. Dia pasti sudah mengetahui pengkhianatan Bowo. Sakit, mengingat apa yang dilakukan Bowo padaku. Pada Elang. Pada kami, aku dan Desti. Aku belajar untuk lebih kuat dan menerima kenyataan, bahwa tidak ada lagi hubungan pertemanan antara aku dan Bowo. Juga membuka mata, bahwa Bowo dan Alya selama hampir empat tahun terakhir telah menjalin hubungan, diam - diam. Setelah menerima teman - teman kantor kami yang datan

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN