Jayden hendak membawaku keluar dari kastil ini karena aku telah melewati gerbang yang sangat besar. “tunggu, kita mau pergi kemana? Aku tidak tahu apa aku boleh keluar dari tempat ini atau tidak, Jayden…” aku berhenti dan hal itu juga membuat Jayden ikut berhenti. “kenapa tidak boleh? Apa Dadmu melarangmu untuk pergi keluar?” Dengan ragu-ragu aku menjawab pertanyaan Jayden. “tidak, hanya saja, aku…bukankah ini sedang-…” Jayden tiba-tiba saja menarik tanganku sehingga tubuhku menabrak punggungnya. Dia mengangkat kedua kakiku dan melingkarkannya di pinggangnya. Tanpa menunggu lagi, dia langsung berlari dengan sangat cepat. “kau mau membawaku kemana dengan menggendongku seperti ini?! Berlarilah dengan pelan-pelan saja, apa kau tidak takut untuk menabrak sesuatu?!” aku mengeratkan pelukank

