Bukan Budhe

1375 Kata

Mbak Syila Dek, sore ini nganggur, kan? Numa Iyep. Mbak Syila Balik jam berapa? Numa Jam lima Mbak Syila Kestasiun sekalian ya.     Lah, gimana Mbak Syila ini. Aku kan gak naik motor tadi pas berangkat kerja. Mobil-pun dibawa sama Bapak. Daripada menimbulkan perseteruan antara dua bersaudara, akhirnya kuputuskan menelepon Mbak Syila. "Halo." sapaku padanya. Terdengar suara Mbak Syila yang meminta maaf pada salah satu pelanggan kliniknya. "Iya, bisa kan ke stasiun?" tanyanya langsung. L.A.N.G.S.U.N.G. "Ngapain sih?" tanyaku sambil mengatur mode loudspeaker panggilan ini. Tanganku sibuk menggerakkan tetikus untuk mengerjakan kerjaan dadak dari ciPutrat. "Kenapa gak minta Mas Ilham buat ke stasiun sih Mbak? Kan lebih dekat."     "Mas Ilham pulang malam katanya. Lagian Mas Ilham lak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN