Rain menutup teleponnya, dia baru saja mengabari Tia bahwa dia tidak bisa pulang. Sekelumit masalah di kafe yang menyeret Nicky serta keadaan Nicky sekarang membuat Rain harus selalu berada di samping lelaki itu. Mendampingi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Rain tidak menyangka tanggapan Tia begitu dingin kala dia bilang tidak pulang malam ini. Terpaksa lembur karena dia harus mengerjakan pekerjaannya sendiri juga menghandle pekerjaan Nicky. Biasanya Tia menyambutnya dengan riang. Karena ini bukan yang pertama lelaki itu menginap di kafe. Rain mengerti, mungkin karena pagi ini dia batal juga mengantarkan Tia periksa kandungan. Teringat jelas waktu dia bertanya mengenai kondisi kehamilan Tia. “Bagaimana keadaan Rain junior?” tanya Rain berusaha beramah tamah di telepon. Tia

