Tawa kadang tak menepis luka Tawa mungkin samaran belaka Namun dengan tawa bisa saja rasa itu lega _________ "Bikini udah dibawa?" Rega yang duduk di sisi kemudi lagi-lagi bicara omong kosong sekaligus membuat atmosfer siang ini menjadi kian gerah. "Gimana aku bisa ngerti apa yang mesti aku tata di koper kalau sampai detik ini, destinasinya saja aku buta," jawabku malas sambil membanting punggung ke sandaran kursi. "Dan, lagipula aku pun nggak bisa berenang, buat apa punya bikini?" "Tsk! Tsk! Tsk!" Melirik ke posisi Norega yang tengah serius menyetir, dapat kutangkap ia menggeleng-gelengkan kepala sok prihatin sambil memutar kemudi di belokan. "Naik sepeda nggak mampu, berenang nggak kuasa. Banyak banget yah, kekuranganmu." Memutar bola mata jemu, aku memutuskan untuk tak lebih

