Kevin masih menatap lekat gadis yang tengah terlelap di sampingnya, wajahnya terlihat begitu lelah. Kejadian yang membuat dirinya hampir hancur begitu menguras tenaganya. Natalie terlihat begitu ketakutan dan panik. Wajahnya yang terlihat memelas membuat Kevin iba. Padahal lelaki itu telah berjanji tidak akan ikut campur lagi soal urusan Natalie dengan Andrew. Ia memilih mencari wanita lain daripada harus merebut satu gadis dengan temannya. “Ada sisi lain yang membuat dirimu begitu istimewa. Bukan kecantikan atau lainnya. Pastinya aku juga tidak tahu kenapa aku harus berurusan denganmu.” Kevin berbicara dengan dirinya sendiri. Lelaki itu masih melajukan mobilnya menembus pekatnya malam. Hatinya sedikit lega melihat Natalie datang kepadanya dengan kondisi baik-baik saja. Ia sempat khawati

