Natalie masih berusaha cuek setelah tiba di kantor. Ia langsung bergegas menuju mejanya sesuai dengan yang Adam tunjukkan saat pengarahan. Ia sama sekali tidak peduli Kevin tiba di kantor atau tidak. Setidaknya hatinya tidak akan tergoda lagi untuk memberi perhatian padanya. Lelaki itu adalah pemilik EO tempatnya bekerja. Sebatas itu dan selamanya akan tetap seperti itu. Natalie merasa lelah dan bertekad bisa melakukan semuanya sendiri tanpa bantuan Kevin. Ia akan berusaha belajar untuk pekerjaan barunya. Ia tidak akan membutuhkan bantuan Kevin. “Lho kamu sendirian? Mana Pak Kevin? Aku pikir dia kembali bersama kamu.” Megan datang dan berdiri di depan meja Natalie. Natalie hanya mendekikan bahu. Ia malas menyebut nama Kevin. Ia merapikan mejanya dan menata beberapa berkas yang baru s

