"Stop berhenti" teriak Zahra saat sudah berdiri berjalan mendekatinya, lalu berada dipertengahan antara pertengkaran mereka berdua membuat dua lelaki itu pun berhenti ribut. "Kalian berdua bisa nggak sih jangan ribut di rumah sakit." tegur Zahra membuat mereka berdua terdiam sejenak. "Ra, kamu masih sakit jangan banyak bergerak dulu." Pinta Azam tidak mau Zahra kenapa-kenapa. "Mas, lebih baik kamu keluar dari sini." Perintah Zahra tidak mahu terjadi keributan di rumah sakit. "T-tapi Ra..." "Tolong Keluar" ucap sekali lagi. "Baik aku keluar" Vino pun kembali keluar dari ruangan isterinya, tidak mau membuat isterinya Pusing melihat keributan tadi. Rasya juga mengikuti Vino dari belakang. "Kamu gapapa kan, Zam." Tanya Zahra melihat wajah Azam yang sudah terluka. "Aku gapapa Ra, harus

