Bab 32

4793 Kata

Mobil yang dikendarai Bayu mulai memasuki kawasan perumahan yang sepi, hanya ada satu mobil sedan putih di depan mobil kami. Mobil masuk ke halaman rumah bergaya modern yang berwarna putih dan tanpa pagar, di halaman rumah itu juga Bayu berhenti dan memakirkan mobilnya. “Jadi dari tadi itu mobil dia?” tanyaku tidak percaya. “Kau tidak menyadarinya daritadi?” kata Bayu, melepaskan kaitan sabuk pengamannya. “Ayo keluarkan kopermu.” Ajaknya. Bayu sudah lebih dulu keluar dari mobil, sementara aku masih memandangi mobil didepanku. Pengendaranya belum juga keluar, dan aku sendiri menunggunya. Setelah apa yang kukatakan pada Aldo, dan semua bentakannya padaku, aku jadi malas melihat wajahnya lagi. Walau sebenarnya jauh di dalamku ada rasa takut, takut dia tidak mau melihatku. Pintu mobil disa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN