Butuh beberapa saat bagiku untuk memahami apa yang sedang terjadi. Aku terpaku menatapnya saat dia berjalan semakin jauh ke dalam air. Pertama, tubuhnya menghilang di bawah permukaan air yang hitam gelap itu. Bahunya yang besar juga ikut lenyap. Disusul oleh bagian kepalanya. Beberapa detik berlalu, dan dia belum juga muncul ke permukaan. Apa yang sedang dia lakukan? Aku tidak sadar bahwa aku sudah merangkak mendekati air sampai lututku terasa sakit karena pasir dan bebatuan yang menekan kulitku yang sedang terluka, tapi aku terus maju. Lalu aku berdiri dengan kaki yang gemetar dan mulai berlari, menceburkan diriku ke air. Setidaknya dua puluh detik sudah berlalu dan dia masih belum muncul. Suhu air yang sangat dingin nyaris tidak terasa, karena dingin yang kurasakan di dalam diriku jauh

