Bertemu lagi

1334 Kata

Setidaknya ada kurang lebih dua jam Nia menunggu di ruangan sahabatnya. Dan gadis yang menjadi incaran para mahasiswa itu masih belum juga menampakkan tanda-tanda kehidupannya di ruangan ini. Inginnya tadi langsung menghampiri ke sanggar seni. Namun akan bosan sekali hanya menunggu tanpa berbuat sesuatu. Mohon maaf saja, Nia bukanlah orang seperti Areta yang paham akan segala jenis hal berbau seni. Satu seni yang dia tau, yaitu kala matanya menatap cermin dan wajah cantiknya tampak di sana. Itu adalah satu-satunya seni alami nan indah. Bukan berarti dia tak tertarik pada seni, dia suka, hanya saja dirinya tak bisa mengerti hal itu. Oke, berhenti membahas seni. Yang sekarang harus dipikirkan adalah, apakah dia harus menyusul Areta ke sanggar seni, atau tetap menunggu di sini tanpa kepast

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN