Ponsel berdering, sungguh nyaring di suasana hening yang tercipta ketika Areta berbicara memberi satu dua kata arahan pada si mahasiswanya. Dia tolehkan kepala pada meja di samping badan, ada wajah Anze di sana yang tengah menyengir lebar ke kamera dengan seekor anak ayam di pundaknya. Begitu random mereka ketika kecil. Dia kecilkan suara dering, memilih untuk tidak mengangkat panggilan itu untuk saat ini. Kembali memberi kata-kata setelah mengucap maaf atas terganggunya sebuah kata yang akan ke luar dari mulutnya tadi. "Kalau misalnya saya ambil dari--" Dering itu kembali berdering, tak kapok untuk membuat suasana hening itu untuk ribut sejenak, memacah fokus. "Saya angkat bentar, ya," ucap Areta seolah meminta izin, melonggarkan sediit waktu untuk berbicara pada si penelfon yang ent

