Pernikahan di depan mata, sedangkan hatiku sudah resah gelisah dari kemarin. Bagaimana tidak? Zeline tiba-tiba mengaku sedang mengandung anak Diko, sedangkan pria yang terlibat terlihat biasa-biasa saja. Dia bahkan terlewat santai, seakan tidak ada beban dalam dirinya. Setidaknya, dia mengkhawatirkan perbuatan b***t yang sudah dia lakukan. Diko, kenapa kamu tidak sadar juga?. Kenapa kamu tidak belajar dari kesalahanmu yang dulu. Kalau di pikir-pikir, memangnya kapan Diko menghamili Zeline? Apakah saat perempuan itu menangis karena tidak mau di pindah kerja?. Tapi, itu tidak mungkin karena itu baru-baru kemarin. Seminggu yang lalu. Atau memang keduanya sudah melakukannya di belakangku, diam-diam?. Ah, tidak mengerti dengan mereka. Sejak kemarin Diko mengajakku untuk terus bicara denganny

