Sudah Cukup!

1174 Kata

Pukul 9 lebih 10 menit kendaraan yang kupinjam dari Mbak Luluk memasuk pekarangan rumahku. Kuintip rumah Mbak Luluk yang telah gelap. Rupanya mereka telah tertidur. Ingin ku jemput Haydar dan Jasmine namun kuurungkan niatku. Takut mengganggu tidur mereka. Kukirimkan pesan ke ponsel mbak Luluk. [Assalamu’alaikum. Mbak, aku baru sampai dirumah. Apakah Haydar dan Jasmine bisa kujemput? Aku tidak ingin mengganggu istirahat mbak.] Kuperhatikan layar ponselku, masih belum ada jawaban dari Mbak Luluk. Kubuka pintu rumah dan memasukkan si matic kesayangan mbak Luluk kedalam garasi. Sekujur tubuhku serasa tertusuk ribuan jarum, sakit. Namun kuabaikan. Ada yang lebih penting daripada sakit yang kualami saat ini. Bayangan yang terpantul cermin di dalam kamarku membuatku menghentikan sejenak langka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN