Pilihanku

1438 Kata

Perasaan gelisah menderaku. Saat aku mencoba menjadi wanita kuat dan tidak terpengaruh dalam hal apapun. Tidak mudah ternyata. Nyatanya kini kurasakan sendiri pedih di hati. Luka dan kecewa membaur jadi satu. Tanpa menyisakan sedikit saja harapan. Kepergian Nola diiringi isak tangis tidak membuatku berbelas kasih sedikitpun. Harga yang harus dibayar tunai olehnya. Akibat dari kelancangannya memasuki ranah rumah tangga milik orang lain. Kelak dia akan merasakan pahitnya bila berada di posisiku. Dan pahitnya bila harus merampas apa yang menjadi milik orang lain. Entah perasaan apa yang kini tertinggal di sudut hatiku. Kecewa, marah, bahagia ataukah kelegaan? Semua seolah melebur menjadi satu. Hingga kebingungan menghantuiku. Langkah apa yang harus kuambil pada posisi seperti ini. Yang jela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN