12.Sebuah Apologi

1826 Kata

Bolehkan aku merindu pada sang pemilik canda yang meninggalkan sebuah candu? ____________&&&_____________ Perkiraan Hasna benar-benar terjadi. Setelah mobil ke luar dari halaman kediaman Setiadi wajah Galih yang tadinya sumringah mendadak berubah kelam. Mengetahui mood Galih yang buruk Hasna memilih mengunci bibirnya dengan rapat. Jangan sampai sedikit pun ia menyinggung laki-laki itu kalau tidak ingin terkena semburan beracun yang ke luar dari bibirnya. Tak butuh waktu lama bagi Hasna memahami karakter Galih yang moody. Jadi lebih baik Hasna menjaga hati daripada kembali menerima siksaan batin karena ucapan Galih yang pedas. Hasna sampai sering berpikir jika Galih itu seharusnya terlahir menjadi seorang perempuan bukan laki-laki atau mungkin jiwanya terjebak dalam raga laki-laki berp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN