Adhista sedang bersama Zaki di cafetaria. Dylan Zaki Kalandra. Seorang laki-laki dengan hidung mancung dan kulit putih, rambut dijambul, dan badan yang gagah gemuk, membuatnya menjadi incaran para mahasiswi disana. Zaki pernah menyatakan perasaannya kepada Adhista, namun Adhista tolak dengan sangat sopan. Adhista tak bisa menyakiti perasaan seseorang yang telah berbuat baik kepadanya. "Zak, lo kenal Diratama Sarwapalaka?" tanya Adhista sambil meneguk es teh nya. "Yang putih itu kan? Sobat gue Dhis. Kenapa?" tanya Zaki yang sedang memakan bakso telor yang ia beli beberapa menit lalu. "Ngga papa sih, cuma risih gue sama dia," "Lah kenapa?" "Masa nih ya, waktu gue beli jus dia tuh ngikutin gue terus Zak. Sumpah itu apa banget sih, lo tau kan gue orangnya gampang risih, terus dia ngech

