44. Kepergok

2407 Kata

Pagi ini, Fikar izin tidak ke kantor dulu. Dia mau menemui seseorang, demi memperjuangkan masa depannya. Toh, dirinya yang mengelola kantor. Urusan nanti jika abinya bertanya kenapa dirinya hari ini absen. Fikar mempersiapkan semua serba sendiri. Dan entah kenapa, di umurnya yang mau menginjak kepala tiga dia jadi ingin hidup dengan pasangan. Pasangan yang dia maksud sebagai seorang istri. Pasti setiap pagi ada yang menyiapkan semua keperluannya. Selesai sarapan, Fikar langsung mengambil kunci mobilnya. Rencananya pagi ini dia mau mampir lebih dulu ke butik adiknya. Dania mengatakan jika dia berangkat pagi-pagi ke butik di karenakan ada client yang mau ukur baju pengantin. Dunia memang tengah berpihak kepadanya. Ketika dirinya memanaskan mobil, matanya tidak sengaja melihat perempuan y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN