57. Terungkap

2435 Kata

Mobil sudah berhenti tepat di depan rumah seseorang. Tapi sayangnya Talita tidak mengenali sekitarnya saat ini. Maklum saja, Talita paling jauh berpergian ya ke kantornya. Atau pergi bersama dengan masnya. Itu pun Talita tidak memperhatikan sekitarnya. "Rumah siapa ini Pak?" "Turun aja ya." Fikar turun dari mobil lebih dulu. Dan diikuti oleh Talita yang masih menyimpan berbagai pertanyaan. Fikar sendiri sudah melangkah ke halaman rumah, tapi Talita masih diam di samping mobil. Baru saja Fikar mau membuka pintu rumah itu, dia merasa Talita tidak mengikuti langkahnya. Dan benar saja, ketika dia menolehkan kepalanya ke belakang ternyata perempuan itu masih diam disamping mobil. Oke, Fikar memang terlatih menjadi manusia yang sabar. Dan sepertinya kali ini, dia harus selalu menyetok sabar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN