40. Sadar Diri

1537 Kata

Talita langsung bangkit begitu namanya dipanggil oleh seorang perawat. Ternyata Joshua lah yang memintanya untuk masuk ke dalam ruangan. Begitu Talita masuk, dia langsung membekap mulutnya. Melihat keadaan Joshua membuat hati Talita ikut merasakan sakitnya. "Jojo..." Joshua dengan senang hati membuka kedua tangannya, menyambut Talita yang mau memeluk dirinya. "Hey, kenapa nangis? I'm okey Lit." ujar Joshua seraya mengelus punggung Talita dengan penuh kelembutan. Talita memundurkan kepalanya, tangannya dia ulurkan guna memegang pipi Joshua yang tampak lebam. Padahl Joshua bukan di pukuli orang, tapi terlihat seperti habis di keroyok segerombolan orang. "Pipi lu Jo." gumam Talita sersya mengelus pipi Joshua. Tangan Johsua yang bebas tidak di terpasang infusan, langsung memegang tanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN