37. Kesialan Berkali-kali

1362 Kata

Selesai sudah masa cuti satu hari. Dan hari ini, Talita memulai kembali harinya seperti biasa. "Mas, kita kan bangunnya telat. Hari ini sarapan bubur aja ya? Biar Lita aja yang beli." ujar Talita yang baru keluar dari kamarnya. Dzakki yang sedang membaca koran, langsung melipat korannya dan menatap kearah sang adik. "Yaudah, Mas terserah kamu aja. Mau Mas anterin belinya?" "Ngga usah, biar Lita aja Mas." Setelah mendapat izin, Talita langsung keluar rumah. Talita hari ini memang telat bangun, bukan hanya dirinya saja, Dzakki pun demikian. Entah apa yang membuat keduanya telat bangun. Mungkin efek dari jalan-jalan kemarin, kecapean. Jadi telat bangun pagi. Sampai solat subuh pun, mereka berdua telat. Begitu keluar rumah seperti biasa, Talira menghirup udara pagi yang masih segar. Wala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN