22. Perasaan

1702 Kata

"Thanks ya Jo." ujar Talita ketika mobil yang di kemudikan Joshua sampai di depan rumah masnya. "Gue ngga diajak mampir nih?" Talita terkekeh mendengar apa yang Joshua katakan, "Tumben lu nanya. Biasanya langsung turun bae." Tanpa memperdulikan apa yang Talita katakan, Joshua keluar dari mobil lebih dulu. Dia melihat sebuah mobil yang terparkir di halaman rumah itu. "Mas Dzakki ada di rumah Lit?" "Ada, itu mobilnya udah ke parkir." Keduanya melangkah bersamaan menuju rumah tersebut. "Assalamu'alaikum. Mas, ada Jojo." teriak Talita. Dzakki yang posisinya sedang memejamkan mata, seketika matanya terbuka lebar begitu mendengar suara teriakan adiknya. "Ma—as." "Bisa ngga, jangan teriak-teriak. Mas kaget lagi merem tahu." kesal Dzakki seraya mengubah posisinya menjadi duduk dari yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN