PENGACAU

1428 Kata

Stella mendatangi empat orang yang tengah menunggu makan siang mereka dengan kepercayaan diri yang tinggi. "Hai. Selamat siang, boleh bergabung?" sapanya lalu duduk tanpa disuruh. Gadis itu duduk di sebelah Paulina. Stella menatap Laura dengan pandangan heran. Ia sangat mengatahui penampilan ibunya David ini. Rambut pirang dan mata birunya. Sedang ini, ia melihat Laura dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Mata coklat gelap dan rambut merah yang tipis hingga terlihat kulit kepalanya. Stella sedikit bergidik. "Maaf. Apa anda Tante Laura atau kembarannya?" tanyanya kemudian. "Aku Laura dan bukan kembarannya!" jawab Laura tenang. "Seriously?"Laura mengangguk. Mereka berhenti berbicara karena pesanan mereka sudah datang. Laura yang sudah tidak perlu berbasa-basi dengan Stella me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN