PERSIAPAN PERNIKAHAN

1490 Kata

Akhirnya setelah kesibukan terlerai. Semuanya bisa bernapas lega. Max seara diam-diam menyiapkan pernikahannya dengan wanita pujaannya. Wajah Maxwell semakin hari semakin berseri. Ketampanannya menguar, bahkan David sampai terpana akan kecakapan wajah bawahan kakek buyutnya itu. "Ah ... Kau tampan sekali Grand Dad," pujinya. Maxwell hanya tersipu mendengar pujian cucu majikannya itu. Rasa bahagia mungkin itu yang membuat wajahnya makin bersinar. Pria yang sudah melewati usia senja itu, bisa menemukan kebahagiaannya. "Apa semuanya sudah siap, Grand Dad?' tanya David. "Ya, secara kebetulan, Tuan besar menugaskan saya ke kota di mana kau kuliah. Tuan menyuruh saya ke sebuah distrik penambangan tua yang ditinggalkan karena diduga tidak berfungsi," jelas Maxwell. "Hmmm ... Aku perna

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN