19

1728 Kata

“Kau terlihat aneh kemarin. Ada apa?” tanya Venny sambil menatap Alea yang sibuk menyiapkan sarapannya. Pagi ini, ia tidak memiliki jadwal apapun sehingga tujuannya adalah rumah sakit. Ia ingin menemui David dan menceritakan banyak hal. Maka dengan begitu perasaannya akan membaik. “Willy bilang dia membahas masalah internship form milikmu dan kau memilih untuk internship di luar negeri. Apa itu benar?” Alea mengangguk. “Hm, aku ingin mencari pengalaman dan suasana baru.” “Tapi, kenapa harus di luar negeri? Kita bisa internship bersama di sini,” desah Venny yang terlihat begitu kecewa. Jika saja Venny tahu alasannya, gadis itu pasti akan dengan senang hati membiarkannya pergi. Lagi pula, apa yang Alea lakukan adalah untuk kebaikan bersama walau ia belum yakin kalau lelaki itu akan membia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN