15

1712 Kata

            Venny mematut dirinya berkali-kali pada cermin seakan tidak puas setiap dress yang ia kenakan. Dan pilihan terakhirnya jatuh pada gaun tanpa lengan sebatas lutus berwarna peach. Menciptakan lekukan sendiri pada tubuhnya yang molek. Rambutnya ditata seindah mungkinyang membuatnya terlihat begitu cantik malam ini.             “Kau sangat cantik, Sayang,” Renata bergumam pelan, menatap puterinya yang begitu manis dengan dress yang sangat cocok di tubuh Venny.             Venny tersipu akan pujian sang ibu dan bergumam pelan, “Terima kasih, Ma.”             “Ayo, kita langsung berangkat saja,” sela Jason yang telah memperhatikan puterinya yang begitu cantik. “Mereka sudah menunggu.”             Ketiganya melangkah bersamaan ke luar apartemen Venny mengingat orang tuanya yang me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN