Diana membuka mata saat waktu menunjukkan pukul 3 sore, dia lalu melihat sekeliling mencari keberadaan Gio tapi dia tidak melihat siapa pun di ruangan itu. Saat ketukan pintu terdengar, senyumnya mengembang tapi wajahnya kembali murung saat melihat yang masuk ke dalam ruangan adalah bibi dengan membawa makanan pesanannya. “Den Gio belum pulang juga, Bu?” Tanya Bibi sambil menyajikan makanan dia atas piring dan menyerahkannya ke pada Diana. “Aku tidak tahu dia pergi ke mana, dan aku juga tidak berani mengganggunya, Bi. Aku sangat mengerti kesulitan yang dia alami, jadi alangkah tidak bijaksananya jika aku malah mengganggunya.” Jawab Diana dengan murung, dia lalu menyantap makanannya dengan tidak bersemangat. “Tapi kan setidaknya ibu tahu Den Gio ada dimana, supaya dia juga merasa di pe

