part 50

1179 Kata

Ketukan pintu rumahnya mengharuskan Airin untuk meghentikan kegiatannya memasak. Ia segera berlari kearah pintu dan entah kenapa ia sangat berharap besar jika itu adalah Melano, pria yang selalu membuatnya bahagia. “ahirnya kamu datang ju---“ seketika ucapan Airin tergantung saat melihat sosok pria yang kini berdiri tepat didepannya sambil bersendekap menatapnya lekat. “kenapa kamu diam? Apa karena aku bukan pria yang kau tunggu?” Airin mengangguk, ia tidak ingin lagi berbasa-basi karena Delano juga tidak ingin berbasa-basi dengannya. “airin menunggu seseorang dan orang itu bukanlah anda!” Delano terkekeh namun hatinya seolah tercubit akan penuturan Airin. “ingat! Kau masih istri sah ku butet.” “dan sayangnya hanya sebatas istri kontrak tuan, masuklah. Dan cepat katakana apa ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN