Sepertinya Delano sadar untuk kali ini, jika uang memang segalanya, ia tidak boleh egois. Delano harus kembali bangkit. Ia tidak ingin istrinya terus-terusan dihina. Mungkin pertemuan kemarin sudah bisa menjadi pelajaran untuknya. Jika uang bisa mengubah orang dalam segala hal. Termasuk persaudaraan bisa menjadi musuh. “sepertinya aku sudah harus kembali kekota.” Airin terdiam, sebenarnya ia tidak ingin Delano kembali kekota, karena baginya kota bukan tempat yang indah lagi. Airin ingin hidup mereka tenang. “apa kamu tidak bahagia hidup sederhana bersamaku?” Delano menggeleng sambil tersenyum. “bukan! bukan karena hal itu aku kembali. Melainkan aku ingin membahagiakan kamu sayang. Aku tidak ingin kau kembali dipandang rendah.” “aku tidak masalah asal ada kau disampingku.” Del

