Beberapa minggu terakhir aku mulai belajar tentang agama Islam. Aku belajar secara online dan offline. Terkadang, aku bertanya kepada Mami tentang Islam. Aku belajar sekaligus memantapkan diri untuk memeluk agama tersebut. Hal ini aku lakukan bukan semata-mata hanya untuk menarik hati Annisa, tapi lebih kepada penasaran terkait Islam. Bonusnya, aku bisa menikahi Annisa jika aku memeluk agama tersebut. Karena aku paham, Annisa hanya ingin menikah dengan laki-laki yang memeluk agama yang sama dengannya. Saat aku sedang menandatangani beberapa dokumen, terdengar ketukkan pintu. "Silahkan masuk Annisa, ada apa?" "Pak, maaf mengganggu. Saya mau info kalau Mami Bapak datang dan saat ini sedang menunggu di ruang tamu." Aku membulatkan mata dan bangkit dari tempat dudukku, "Mami datang sendi

