Dinna VS Maria

1614 Kata

Bu Rena mendatangi sebuah ruko yang akan menjadi tempat ia dan temannya mendirikan butik. Dia tidak datang sendiri, dia ditemani oleh Yanti, teman bisnisnya. Mereka menatap agak lama pada bangunan tersebut, senyum tipis terlukis di wajah keduanya.             “Lumayanlah untuk permulaan.” Ujar Yanti             “Saya sih suka, jadi kapan akan mulai beroperasi?”             “Sepertinya dua bulan lagi akan bisa dimulai.”             “Baguslah, modal sudah saya kirim kan?”             “Tenang Jeng, sudah diurus semua kok. Saya sudah terima uangnya Jeng tinggal nunggu pegawai saja.             Dinna memang sudah mengirimkan uang pada ibunya dan berharap usaha ibunya akan lancar. Jaminanpun sudah diberikan pada Dinna. Walaupun mereka ibu dan anak, tapi ini tetap masalah bisnis. Dan meliha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN