Membantu Bi Lastri menjemur pakaian dan memasak, Eric mulai kelelahan. Keringat memenuhi dahinya. Tapi dia tetap semangat, dia harus bisa mendapatkan maaf dari Ratna. Dengan senyum lelahnya dia mencoba memberikan kesan baik pada sang wanita. Bahwa dia mampu melakukan semua itu. Ratna yang juga sibuk bolak-balik ke kamar mengurus ibunya tetap memperhatikan Eric. Dia kadang ingin tertawa melihatnya berusaha sangat keras untuk bisa diterima. Dan Bi Lastri juga mengerjainya, mentang-mentang ada yang membantu. Sampai akhirnya satu jam kemudian Eric sudah tidak sanggup, dia menjatuhkan tubuhnya di lantai. “Aku udah nggak sanggup, pinggang rasanya mau copot.” Ucapnya dengan tersengal-sengal. Ratna ingin sekali tertawa, tapi ia menahannya. “Yauda

