Mual Dinna sudah hilang, dia sudah tenang sekarang. Setengah jam perjalanan sangat membosankan, jalanan Jakarta tidak pernah sepi oleh pengendara. Tiba-tiba Dinna seperti melihat ibunya di pinggir jalan. "Itu kayak mama." "Mana?" "Itu , stop stop."Teriak Dinna Dia keluar dan berlari menuju mamanya. "Maah," Teriak Dinna pada wanita paruh baya yang terlihat lusuh. Hanya baju seadanya dan sendal jempit yang menempel di badannya. Ibunya menengok mendengar suara teriakan itu dan kaget melihat Dinna. "Mamah kemana aja sih, ngapain disini?" "Lepasin mama, mama gak kenal sama kamu." "Mah mama tinggal dimana, Fendi nyariin kasian dia mah." Bu Rena melepaskan tangan Dinna, dia tetap pergi dan menjauh dari Dinna. Dinna mengikuti ibunya secara diam-diam. Dia masuk ke dalam sebuah gang yang

