Yono sedang nongkrong di warung bersama Ahmad, “Rokok?” Tawar Ahmad menyodorkan bungkus rokoknya pada Yono. Yono lalu mengambil sebatang rokok dan menyalakan koreknya. “Kamu ndak kuliah toh?” Tanya Ahmad. “Saya sedang libur, kemarin habis ujian semester.” Ahmad mengangguk, “Kenapa wajahmu? Lesu sekali.” Yono terdiam, dia merenung sambil menghisap rokoknya “Saya kangen karo mba Dinna.” “Ealah saya lupa kalau Mba Dinnamu sedang di luar negeri ya. Hebat toh dia Yon, kamu harusnya bangga.” “Saya memang bangga sama dia. Tapi yo kangen juga.” “Saya juga salut sama kamu selalu mendukung Mba Dinna. Laki-laki sepertimu jarang.” “Opo toh Mad, saya ini ndak pu

