Ratna bergegas menuju tempat Eric berada, dia khawatir kalau Eric kenapa-napa. Walau dia masih kesal tapi ketika Eric melakukan hal seperti ini berarti dia bener-benar sudah buntu. Beberapa hari kemarin Ratna mengacuhkan pesan dan telpon Eric, dia ingin Eric menunjukkan ketulusannya secara langsung. Tapi dia malah mabuk-mabukkan begini. Sampai di klub Ratna mencari keberadaan sang kekasih, matanya melihat ke segala arah. Suara di tempat itu sangat bising, begitu banyak orang berada di sana. Ada yang berdansa, mengobrol dan juga minum-minum. Ratna lalu menoleh ke tempat bar, dia mendekati tempat itu karena sosok Eric belum juga ia temukan. Bar itu tertutup oleh kerumunan orang. Ratna melangkah mendekat, matanya menyipit, di sana dia melihat sosok seorang laki-laki memakai jas berawarna

