Dinna memebersihkan seisi ruangan kamar Yono, sungguh menyebalkan. Harusnya dia sudah di rumah dan beristirahat untuk besok pagi, tapi apa boleh buat. Setelah muntah, Yono kembali tidur di ranjangnya, tidak sadarkan diri. Dinna menghela napas melihatnya. Dia mengelap lantai kamar sampai bersih mengkilap, dia menepuk kedua tangannya membersihkan debu lalu berdiri dan melihat seisi ruangan, alisnya terangkat menggelengkan kepala. Baju Yono berhamburan di mana-mana, cucian piring menumpuk di bak. Dinna menyeringai tak percaya, dikumpulkannya semua baju dan menaruhnya di bak besar. Cucian piring dia bereskan. Bahkan Dinna jarang melakukannya di rumah tapi demi Yono dia rela. **** Keesokan paginya Yono bangun dan duduk di ranjangnya, dia memegang kepala yang terasa sangat pusing. Dia berdir

