Hari ini adalah hari pertama Dinna syuting film terbarunya, terbitnya langit. Seminggu setelah diadakan pembacaan naskah, mereka mulai melakukan adegan pertama. Dinna duduk sembari menikmati kopi hangatnya, menonton akting Maria yang tidak selesai-selesai dari tadi. Sudah berkali-kali dia dimarahi oleh Pak Toto, Dinna sebenarnya kasihan. Tapi mau bagaimana lagi, aktingnya memang buruk. Adegan Dinna seharusnya sebentar lagi, tapi sepertinya karena Maria dia harus lebih bersabar. "Oke, Dinna masuk. Kamu akan bertemu dengan Maria untuk yang pertama kali. Muka juteknya tolong di keluarkan ya." Ucap Pak Toto "Siap pak." Dinna berdiri dan menuju set. Semua sudah siap Dinna menatap Maria sinis. Sedangkan Maria melipat kedua tangannya menatap Dinna tajam, mereka seperti 2 ekor kucing yang sedan

