Kesedihan Mona

1599 Kata

Rudi terdiam di ujung sambungan telepon, ia bimbang antara memilih Rima ataukah mona. Bagaimana ini?, kenapa semua menjadi rumit seperti ini?, kenapa Rima harus memaksakan hubungan yang lebih dari sekedar hubungan teman biasa? dan mengapa juga ia menjadi tergoda, untuk melepaskan Mona dan menjadikan Rima sebagai satu-satunya yang ada di dalam hatinya. “Halo, Rudi!, kenapa kamu diam saja?, dengan diammu ini, aku menjadi mengerti, kalau kamu tidak mungkin menjadikan diriku sebagai milikmu. Aku mengerti, kok. Aku bisa apa, kalau kau tidak mau. Cinta tidak mungkin dipaksakan!. Aku tidak bisa memaksa dirimu untuk merasakan, seperti apa yang kurasakan.” Sambungan telepon pun diputus oleh Rima, begitu saja, setelah ia mengatakan isi hatinya dengan perasaan sedih. Begitu sambungan telepon sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN