Rudi terpana, ia menatap tidak percaya ke arah Rima. Dilihatnya, kalau wanita itu terlihat serius sekali, tidak ada kesan bercanda pada raut wajahnya. Tenggorokannya naik turun, dadanya berdebar kencang, tawaran ini terdengar begitu menggiurkan untuk ditolak oleh drinya. Rasanya, ia tidak mungkin untuk melewatkan begitu saja, tetapi bayangan wajah Mona melintas. Bagaimana perasaan istrinya itu. Baru menduga saja, Mona sudah begitu emosi, bagaimana kalau ternyata benar. Rudi tidak bisa membayangkan, apa yang akan dilakukan oleh istrinya. Astaga!, ada apa dengan dirinya, sampai berniat untuk menduakan Mona. Istri yang telah setia menemaninya dalam suka dan duka. Kediaman itu kemudian dipecahkan oleh suara tawa Rima, yang terdengar renyah dan empuk di telinga, Rudi, serta terkesan menggo

