Pria yang berdiri di depan pintu ruang kerja Rudi, terdiam selama beberapa saat. Ia tidak menyangka, akan melihat teman, sekaligus rekan kerjanya sedang memandang penuh rasa kasih sayang kepada wanita lain, yang bukan istrinya. Ia pun tidak ingin terlalu lama melihat pemandangan yang membuatnya tidak nyaman tersebut. Bu Ia membersihkan tenggorokannya, bersuara dengan nyaring, sehingga Rudi dan Rima sontak saja menjadi terkejut. Mereka langsung saja menghentikan aksi saling pandang dan menoleh ke arah suara yang membuyarkan momen b******u melalui tatapan, yang tadi mereka lakukan. "Maaf!, aku mengganggu kemesraan kalian berdua. Aku sudah mengetuk pintu dan memanggil namamu, Rudi. Namun, sepertinya kau terlalu asyik melihat wajah wanita cantik yang ada di depanmu," sindir pria itu. Rima

