Roger

1926 Kata

Yoana mempercepat langkahnya. Meskipun hari ini sudah terang dan Asher tidak mungkin mendatanginya, dia tetap merasa takut. Rasa trauma itu tetap tertinggal di hati dan ingatannya bersama raganya. Di mana pun dia berada, maka dia akan selalu ingat. Asher, pria tua yang dibunuh, pisau, darah, dan yang terbaru kamar megah Asher tempatnya terkurung. Dan, ketegangan itu berakhir setiap kali dia sudah sampai di jalan raya. Ramai kendaraan yang lewat membuatnya lega luar biasa. “Yoana! Tunggu!” Sebuah suara membuat Yoana terhenyak. Dia langsung menoleh dan mendapati si tomboy Rere sedang berlari ke arahnya. Jangan ditanya penampilan gadis itu hari ini, masih tetap sama dengan hari-hari kemarin. Rambut kuncir kuda, kaos oblong, dan celana jeans. Rambut ekor kuda gadis itu tampak bergerak-gerak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN