Kamu Milikku

1507 Kata

"Kamu..." ucap Rere refleks begitu tahu yang menariknya adalah Leo. Kini mereka berada di salah satu sudut yang tersembunyi sehingga tak seorang pun melihat keberadaan mereka. Rere dapat melihat aura kemarahan di wajah pria yang sebenarnya lumayan manis itu. Hanya saja sorot matanya terkesan kejam dan tak punya hati. Leo tak langsung menanggapi keterkejutan Rere. Karena memang bukan itu tujuannya. Dia dibayar mahal untuk tugasnya menjaga keselamatan sang tuan dari bahaya. Maka dengan sepenuh hati dia akan melakukan tugasnya. Mata mereka beradu namun berbeda arti. Yang satu mengancam dan yang satu merasa terancam. "Berani-beraninya kamu datang ke sini?" Suara Leo rendah tapi begitu tegas. "Kamu seharusnya tidak banyak ulah dan fokus dengan dirimu sendiri." Rere menelan salivanya. Ada g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN