"Permisi." Suara seorang wanita muncul dari balik pintu masuk. Itu perawat yang sama, yang semalam datang untuk memeriksa kondisi papa. Mama berdiri dari tempatnya dan berjalan mendekat ke suster. "Mau cek lagi ya, Sus?" Senyuman perawat yang usianya nggak jauh dari mama itu tampak lebar sekali. "Pak Samuel belum bangun ya, Bu?" tanyanya. Mama menggeleng kepala sambil menjawab, "Belum juga." Tarikan napas panjangnya menjadikan perasaanku sedih juga. Itulah sebabnya aku meninggalkan tempat dudukku dan berdiri mendekati mama. Dari dekat aku melihat sang perawat mengecek kondisi papa dan menulis sesuatu di catatannya. Tapi aku nggak memahami sama sekali apa maksud dari tulisannya itu. "Kondisinya sejauh ini stabil. Mungkin beberapa jam lagi sudah siuman." Wanita itu memberitahu dengan te

