Mata Gibran berkali-kali melirik ke spion melihat mantan tunangannya yang masih menyenderkan tubuh ke jok belakang. Zelina mulai tidak meracau dan sedang memejamkan mata. "Jadi sekarang kamu mau dua-duanya?" sindir Brian usai menoleh Zelina yang tertidur sambil duduk. "Serakah juga, ya. Belum lagi pacar-pacarmu." Gibran yang tahu track record sahabatnya dan berapa puluh perempuan setiap bulan hanya dijadikan teman kencan tanpa ada kelanjutan hubungan hanya melirik tajam. Seolah membaca isi kepala Gibran, Brian langsung menyahut, "Kalo aku beda, udah bawaan begini dan belum ada komitmen. Lah kamu udah ambil langkah besar menikah." Ia menekan kata 'ME-NI-KAH' supaya akal sehat Gibran ingat statusnya. Gibran terus fokus ke jalanan, mengabaikan sahabatnya yang sedang sok bijak memberi sara

