2 Bulan Berlalu Bunga mawar putih di tangannya Bryan selalu dibawa untuk bertemu dengan mending istrinya. Aroma mawar putih di tangannya masih tetap sama seperti rindu yang tak pernah benar-benar pudar dari dalam dirinya ini. Bryan berjalan dengan langkah yang tak lagi seberat dulu untuk berkunjung ke makam istrinya. Kini langkah kebahagiaan yang mengiringinya menuju ke tempat peristirahatan terakhir Intan, wanita yang pernah menjadi cinta sejatinya sebelum kecelakaan beruntun itu terjadi kini semua sudah merenggut segalanya dari dalam hidupnya. Selama bertahun-tahun dia menutup diri untuk tidak mencari pengganti Intan, bahkan dia mengunci pintu hatinya rapat-rapat tidak membiarakan orang lain masuk. Walaupun Mama nya sampai sekarang masih setia menjodohkan dia dengan anak dari teman-t

