Tidak Ada Pilihan

1201 Kata
Kalo anak menentang seorang ibu dikatakan sebagai anak durhaka. Bagaimana jika seorang ibu yang memiliki sifat seperti ibunya Niko? Bagaimana kita harus memberikan istilah untuk wanita yang bernama Rianti ini. Seorang ibu yang lebih memilih membuat anaknya menderita dan begitu ibu menyayangi anak dari mantan kekasihnya. "Mau apa kalian datang de sini?" tanya Niko dingin sembari menatap ibu Mommynya dan Zara dengan tatapan tajam. "Kamu masih bertanya kenapa Mommy datang ke Bali. Itu semua karena kamu yang menikah diam-diam dengan p*lacur kecil itu. Kamu sudah tidak menganggap Mommy sebagai orang tuamu lagi," omel Mommy Rianti. "Apa Mommy menganggap aku sebagai putra Mommy?" tanya Niko "Tentu saja Mommy menyanyangi kamu makanya Mommy ingin yang terbaik untuk kamu. P*lacur kecil itu hanya menginginkan uangmu saja, Apa kamu tidak menyadari itu?" sahut ibunya yang terlihat tidak mau kalah. "Cukup Mom," bentak Niko menaikkan tangannya. "Jangan sampai kesabaran aku habis Mom. Selama ini aku sudah sangat bersabar menghadapi keegoisan Mommy," lanjut Niko sembari menatap kecewa wanita yang melahirkannya itu. Namun wanita itu hanya bisa memaksimalkan kehendaknya pada Niko Zara hanya menikmati pertengkaran mereka, dia hanya sebagai penonton saja sambil mempelajari situasi. "Kamu bilang Mommy egois? Semua itu Mommy lakukan justru untuk kebaikan kamu. Lihat pernikahan kamu dengan Astrid yang begitu kamu cintai juga gagalkan," sahut sang Ibu yang tidak mau kalah. Niko mendengus, sudut bibirnya terangkat, mata tajamnya melihat kearah Zara sehingga Zara memalingkan wajahnya. "Mommy tau alasan perceraian kami dan Mommy juga ikut andil dengan mereka." "Kamu jangan menuduh Mommy Niko" bentak ibunya marah sampai orang-orang yang berlalu lalang melihat kearah mereka. Kembali Niko mendengus lalu lebih mendekat kepada ibunya. "Perlu aku tunjukkan bukti keterlibatan Mommy," ucap Niko dengan nada rendah. Mommy Rianti begitu terkejut dia tidak menyangka putranya memiliki bukti semua keterlibatannya. "Mommy aku bosan berdebat sebaiknya Mommy balik ke Jakarta," perintah Niko tegas. "Mommy tidak setuju dengan pernikahan ini. Tidak sah karena Mommy tidak merestuinya," tegas Rianti. Niko kembali menatap ibunya tajam, kenapa ada seorang ibu seperti ini. Begitu egois. "Aku tidak peduli mau Mommy merestui apa enggak. Tetap saja itu tidak berpengaruh bagiku," tegas Niko lagi kemudian melangkahkan kakinya menuju pintu perawatan. "Mommy akan menghancurkan pernikahan kamu. Kamu harus cerai dengan p**acur itu," teriaknya kencang sampai Niko menghentikan langkahnya lalu membalikan badannya. "Jika Mommy berani menyentuh istri dan anakku dan melukai mereka aku pastikan aku akan membalas Mommy lebih dari apa yang akan Mommy lakukan. Bahkan aku bisa melenyapkan Mommy, camkan itu," ancam Niko tidak main-main. Lalu kembali melangkahkan kakinya menuju ruang perawatan si kembar dimana istrinya pasti ketakutan. Mommy Rianti begitu tak percaya mendengar perkataan putranya. Zara mengerutkan keningnya melihat apa yang terjadi. Bibirnya mengulas senyuman licik. Zara mendekati Mommy Rianti. "Mom, aku gak menyangka Mas Niko akan berkata seperti itu. Wanita itu sangat keras pengaruhnya terhadap Mas Niko Kita harus bermain cantik agar bisa menyingkirkan wanita itu," ucap Sarah di telinga Mommy Rianti. "Kamu punya cara bagaimana menyingkirkan wanita itu. Bila perlu untuk selamanya?" tanya Mommy Rianti. "Kita balik dulu ke hotel nanti kita bicarakan disana. Aku yakin Malik akan membantu kita," ajak Zara. Mereka berdua meninggalkan rumah sakit menuju ke hotel tempat mereka menginap. *** Niko melihat istrinya berderaikan air mata. Dia yakin istrinya mendengar perbincangannya dengan ibunya yang sangat menegangkan itu. Niko memeluk tubuh istrinya membelai rambutnya untuk menenangkan sang istri. Lia menangis dipelukan suaminya, dia tidak tahan dengan situasi seperti ini di mana mertuanya begitu membencinya. " Lia takut mereka akan menyakiti anak kita," ucapnya dengan tangis didada bidang suaminya. "Kamu harus percaya sama aku sayang. aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti kalian," ucap Niko berusaha menenangkan istri kecilnya. "Bukannya Lia tidak percaya sama kamu, tapi mereka begitu menakutkan." "Mereka memang sangat menakutkan tapi aku akan tetap akan melindungi kalian. Tak akan biarkan mereka menang seperti sebelumnya," tegas Niko sembari terus membelai rambut lembut istrinya. Niko mengajak istrinya kembali ke kamar perawatan meski Lia sudah menolaknya. Lia malah mengkhawatirkan keselamatan kedua anaknya namun suaminya menegaskan kepadanya kalau tidak akan terjadi apapun dengan si kembar. Setelah sampai di kamar ,Niko membantu istrinya berbaring diatas ranjang, setelah itu Niko mengambil ponselnya menghubungi Leon, Dia meminta Leon datang ke rumah sakit ada sesuatu hal yang ingin dia bicarakan dengan Leon. Tidak hanya Leon saja yang Niko hubungi, dia juga menghubungi Bram asistennya memberikan perintah agar asistennya menghubungi semua anak buah mereka untuk mengawasi ibunya dengan dan Zara.Niko juga menghubungi Louis membicarakan masalah tadi, dia meminta bantuan kepada Louis juga. Niko sudah bisa menebak Siapa saja yang akan diajak bekerja sama dengan Zara. Siapa lagi kalau bukan Malik suaminya sekaligus kaki tangannya. Zara wanita yang sangat pintar sekaligus licik dengan kecantikannya dia bisa membuat seseorang menuruti semua keinginannya. Niko juga meminta Mbok Yani datang ke rumah sakit untuk menemani Lia Karena untuk saat ini hanya Mbok Yani yang Niko percayai untuk menjaga istrinya. Mbok Yani datang bersama Deon karena Deon juga sangat mengkhawatirkan keadaan kakaknya. Lia menjadi lebih tenang adiknya ikut menemaninya di rumah sakit. Dia takut mereka juga akan mencelakai Deon karena Zara pernah mengancam akan menyakiti adiknya. Kenapa hidupnya menjadi rumit seperti ini. ** Sejam kemudian Niko, Leon dan Louis berbicara diruang tamu. Niko meminta Leon mengurus sikembar agar dipindahkan kerumah sakit milik keluarga Leon dimana Niko sendiri memiliki saham dirumah sakit itu dan Niko meminta ruangan khusus untuk sikembar dan tidak ada yang boleh masuk keruangan itu kecuali orang-orang yang Niko percayai termasuk dokter dan perawat. Niko menginginkan dokter dan perawat khusus dan Leon menyanggupi semua permintaan saudara sepupunya itu. "Aku sudah tidak sabar menghajar laki-laki itu dengan tanganku sendiri, dia sudah berani merusak Astrid dan membuat putriku kecanduan," geram Louis mengepalkan tangannya. Niko menceritakan semua apa yang terjadi pada Astrid kepada Louis tidak ada yang Niko tutupi. Tentu saja jiwa lain dari sepupunya muncul. Kali ini Malik sudah tidak bisa dibiarkan lagi termasuk Zara dan ibunya. Niko tidak ingin menjadi anak yang berdosa namun dia tidak memiliki pilihan lain lagi. Mommynya sudah tidak bisa dikasih tau dengan kata-kata. Dia sudah pernah ambil andil merusak Astrid dan sekarang dia tidak akan membiarkan Mommynya menyentuh istrinya dan kedua buah hatinya meskipun Niko harus menjebloskan ibunya kedalam penjara. Sementara ditempat lain tepatnya disebuah hotel mewah, Zara, Rianti dan Malik sedang berdiskusi. Malik sudah menolak mentah-mentah keinginan Zara namun Zara terus memaksanya dengan rayuan mautnya. Seperti itulah cara Zara menaklukkan laki-laki dengan tubuhnya. "Aku ingin kedua anak itu lenyap dari muka bumi ini," pinta Zara dengan manjanya. "Tapi sayang itu tidak mudah mereka itu anak-anaknya Niko pasti Niko melakukan penjagaan yang ketat melindungi mereka. Sudahlah jangan cari perkara jika ketahuan kita bisa tamat. Apalagi Niko memiliki bukti klo aku ini pengedar n*****a," rayu Malik. "Pokoknya aku tidak peduli kamu harus melenyapkan kedua anak Niko. Aku benci anak itu," ucap Zara yang bergelayut manja pada tubuh laki-laki berstatus suaminnya. "Aku tau kamu menyukai Astrid. Kamu tau dia juga berada di hotel ini. Kamu bisa menikmati tubuhnya sesukamu. Apalagi Niko sudah tidak menginginkan wanita itu," imbuh Zara yang mengetahui Malik sangat menyukai Astrid. "Kamu memang istri yang pengertian," puji Malik tambah bersemangat sembari menjapit dagu Zara. Zara memang berstatus istri Malik, mereka menikah agar Malik bisa leluasa tinggal di negara ini, karena menikahi wanita lokal sekaligus Malik ingin melebarkan jaringannya di negara ini dengan bisnis narkobanya yang sedang dia geluti saat ini.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN