AKU DAN SENIOR

1224 Kata

“Di persimpangan jalan yang sepi, mendengar suara langkah kaki yang mengikuti di belakang kita pasti membuat bulu kuduk berdiri. Namun di persimpangan jalan dalam hatiku sendiri, ada banyak langkah kaki, kemudian menyusut lagi dan sekarang aku bersama si langkah kaki yang mengiringiku dengan ketulusan hati.” **** Tokyo menjadi kota pertama yang kami berdua kunjungi. Aku bermain bersama senior Jay dengan sangat ceria, bebanku terangkat secara perlahan-lahan sampai di titik di mana aku tidak lagi mengingat apa yang membuatku menderita. “Festival kembang api pasti sangat bagus,” ucapku sambil menggerak-gerakkan kaki di atas tempat tidur sementara mataku tertuju pada ponsel. “Kita akan ke sana, bukan? Mereka bilang pasti ada banyak yang datang, ada banyak pasangan juga.” Senior Jay yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN