DUA ANAK MANUSIA

1939 Kata

“Bersama dengannya membuatku sadar bahwa kami memang ditakdirkan menjalani kehidupan seperti ini. Aku tidak ingin lagi menyerahkan hati dan aku juga tidak ingin menarik kembali apa yang sudah aku beri. Hanya saja untuk saat ini ketika aku membutuhkan sandaran untuk bertahan, hanya dia yang ada di dekatku dan satu-satunya tempat yang bisa aku gunakan dengan free.” *** -AUTHOR POV- “Memangnya berapa lama dia akan bertahan?” tanya Gea kepada Arnold, sepupunya. “Kita jarang membicarakan ini dan selalu bersikap formal kepada satu sama lain setiap hari. Tetapi, Ar, Arsila adalah adik sepupuku dan aku bisa melihat kegelisahan di matanya akhir-akhir ini.” Arnold menutup laptopnya. “Dia tidak bisa dihentikan begitu saja, Gea. Mungkin dia yang paling lemah diantara kami tetapi dia juga yang pali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN